Bogor, 7 Juli 2011
Pk. 20.35 WIB
My Dearest JC
Seperti janjiku pada-Mu kemarin, bahwa aku ingin menulis untuk-Mu, tentang rasa ini pada-Mu.
Malam ini aku ingin bercerita sedikit tentang kilas balik perkenalan kita, dan apa yang telah kita lewati bersama selama ini.
Sebenarnya aku tak pandai menulis dan bercerita, tapi tak apa, akan aku coba.
Awal mula perkenalan kita, pada saat orangtuaku membawaku ke rumah-Mu dan menyerahkan aku pada penyertaan-Mu.
Sejak perkenalan pertama itu, namaku Kau catat dengan tinta emas yang tak terhapuskan dalam buku harian-Mu.
Padahal jauuuhhh sebelum itu, Engkau telah mengenal aku. Bahkan telah Kau rancangkan keberadaanku sampai pada hari akhirku
Hari-hari di masa kecilku, aku mengenal-Mu lebih dalam melalui orangtuaku
Mereka membawaku ke rumah-Mu, mengajakku berbicara, berbagi dan memahsyurkan nama-Mu
Walau aku tak tahu apa-apa tentang Mu, tapi Kau tersenyum padaku, sambil berkata : "Jangan takut, Aku akan menjagamu siang dan malam."
Entah mengapa perhatian-Mu yang tercurah padaku, membuat aku, sebagai seorang kanak-kanak, terpukau akan pesona-Mu.
Hari kehari, perhatian-Mu selalu tercurah padaku.
Tak sedetikpun Kau berpaling dariku
Sejalan pertumbuhan usia...
Aku mengenal Engkau secara pribadi
Hari lepas hari Kau tetap menjaga dan memperhatikanku
Walau terkadang aku lengah dan tak acuh pada-Mu, tapi perhatian-Mu yang begitu sempurna padaku, mampu membuat aku melampaui segalanya
Terkadang aku harus berjalan menanjak. Pada jalan berbatu tajam, licin dan diapit jurang, dengan segunung beban di bahuku. Kau tatap aku dengan keprihatinan-Mu yang mendalam,
Kau bimbing aku, bahkan Kau ringankan bebanku agar aku tak jatuh
Pernah ku tepis tangan-Mu, dan akhirnya aku jatuh tergelincir. Hari-hari itu terasa berat dan gelap. Banyak keluh kesahku yang ku lontarkan pada-Mu. Aku merasa Kau tinggalkan aku. Tapi ternyata, Kau tak biarkan aku apalagi mentertawakanku. Tak pernah Kau ceritakan keburukanku ini pada siapapun. Justru Kau bangunkan aku, Kau obati lukaku, lalu kita mulai berjalan lagi.
Mungkin aku yang terlalu banyak maunya. Sampai hal yang impossible pun kuminta dari-Mu. Dan... Kau berikan aku yang terbaik, agar aku tak jatuh lagi.
Aku merasa...Kau selalu sertai hari-hariku, tanpa pernah merasa jenuh.
Di kala aku bahagia, kulihat Kau tersenyum sambil berkata... "Honey, you are my great one"
Di kala aku jatuh ke dalam lubang dan terluka, Kau ulurkan tangga, Kau sendiri yang turun ke dalam lubang itu dan mengangkat aku keluar.
Di kala aku bimbang, Kau membimbing aku dan menunjukkan jalan terbaik bagiku
Di kala aku sedih dan meratap, Engkau duduk di sisiku, Kau pegang tanganku, Kau dengarkan semua keluhku dan menghapus air mataku.
Dalam hidupku, aku hanya ingin mengenal-Mu.
Karena semua yang telah aku alami bersama-Mu sepanjang perjalanan ini, membuat aku sungguh jatuh cinta dan bersyukur bahwa aku telah mengenal-Mu, dan Kau sudi hidup bersamaku.
JC (baca JeySi)...
Aku yakin akan cinta-Mu, sampai kapanpun. Aku bangga akan Engkau..
Btw, malam ini, aku ingin istirahat, tidur dalam naungan-Mu
Besok, akan kutulis lagi rasa yang menggelora ini tentang-Mu.
Agar mereka tahu, bahwa Kau sungguh ada..
Kau bukan cinta imajinasiku
Selamat malam JC....
Terima kasih atas semuanya
Tetap jagai aku ya
So much love
me n myself
BG /070711/21.30
Tidak ada komentar:
Posting Komentar